"Do you know what the childhood faith is? do you still have it?"
"wait, what did you say? childhood faith? is it about our capability to trust something or someone easily, fully and trully?"
childhood faith? gampangnya sih, kepercayaan yang dimiliki anak-anak.suatu kemampuan untuk mempercayai sesuatu secara penuh, secara utuh dan...secara polos. saat kita masih kecil, seringkali kita selalu mendengarkan apapun -dan anehnya juga percaya, percaya banget malah- yang dikatakan orang dewasa atau mungkin dongeng-dongeng yang pernah kita dengarkan. contohnya, dulu saat aku kecil aku selalu percaya kalau bidadari itu tinggalnya di pelangi, unicorn itu ada atau yang paling konyol sih....bulan itu terbuat dari keju! *astaga, polos amat gue*
well, meskipun sepintas childhood faith itu membuat kita gampang banget ditipu dan dibodohi, ternyata semakin berumur, aku semakin sadar bahwa kehadiran childhood faith itu penting. Apalagi, semakin kita dewasa, kadar childhood faith yang kita punyai semakin lama semakin sedikit, paling-paling hanya sebatas keimanan kita terhadap Tuhan saja. terutama bagi orang yang skeptis sepertiku. (yah, aku mengakui, terlalu sering berpikir dan bertanya sebelum memutuskan bisa mempercayai sesuatu itu capek.)
kenapa penting? kadang ada beberapa hal yang memang harus kita yakini seutuhnya, tanpa pertanyaan apalagi pretensi. contohnya ya itu tadi, keimanan kita bahwa Allah itu ada. kita tidak pernah bertanya ini itu, apalagi sampai memikirkannya atau berpura-pura meyakininya, bukan? kepercayaan itu mutlak begitu saja.
lalu apa gunanya selain itu tadi? yah, kalian tahu yang namanya ikhtiar alias usaha? pernah denger yang namanya mimpi? bisakah itu semua terwujud tanpa ada yang namanya suatu keyakinan? dan disinilah childhood faith berperan lagi...memberikan suatu keyakinan terhadap hal-hal yang mungkin di luar batas kewajaran akal kita. memberikan suatu kepercayaan mutlak terhadap apa yang akan kita usahakan, terhadap apa yang kita kejar. tidak hanya kepercayaan mutlak tapi juga begitu kuatnya, keyakinan yang gak ada matinya. keren kan?
childhood faith...ah, aku merasa kadarnya dalam diriku semakin sedikit. sigh...

No comments:
Post a Comment