July 27, 2012

|


|
apa arti garis ditengah itu?
garis hitam, berdiri tegak, standar. itu bukan huruf i kapital, karena i jadinya seperti I.
 
anggap saja itu sebuah besi. besi hitam yang pejal. kokoh.
 
aku memilikinya kini, hanya saja besiku sudah aku olah sedemikian rupa dan masih ingin aku olah lagi.
tapi mungkin sebentar lagi aku harus mengolahnya di tempat yang lain. bukan lagi disini.
 itu adalah besiku. aku ingin mengolahnya menjadi besi yang paling baik wujud, rupa dan kuatnya.
 
masalahnya, besiku ini sudah terlalu lama kupakai disini.
tempat ini butuh besi-besi yang baru. butuh besi yang kokoh untuk menyokong tempat ini.
ups, mungkin tidak hanya besi saja, kalau bisa dicampur dengan platina, atau mungkin baja. biar lebih tangguh katanya.

nah, sekarang mana besimu?
jangan bilang kau tidak punya, atau aku hunus besiku tajam-tajam ke arahmu
jangan berkata kau menyembunyikannya, atau aku yang akan mengobrak abrik dan menemukannya.

kini mana besimu?
tunjukkan atau dia akan berkarat
keluarkan atau dia akan menjadi rapuh

mana yang lain mana? hanya ini?
tidak cukup! butuh lebih banyak dari ini. kerahkan semua.
kerahkan atau tempat ini rubuh.

mana besimu?

 
 

No comments: