April 26, 2012

Rundown

"cak, suwi suwi, awakmu malih dadi rai rundown"
"karepmu opo ? kotak kotak gitu mukaku ?"

akhirnya aku mengerti kenapa ini disebut rundown.
setelah beberapa lama ini aku selalu memandanginya penuh tatapan tanya, penuh peluh dan selalu dengan berlari kesana kemari seperti singa betina yang lepas sangkar.
rundown, sbuah tatanan acara yang telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya, sematang matangnya.

ah, sebenarnya aku benci sekali rundown. aku tidak ingin menjadi saklek karena ini, aku ingin yang spontan.
aku juga tidak terlalu suka untuk disuruh terus menerus berlari utuk berpindah tempat. maaf ya, aku bukan tsubasa yang lari lari, tendang dan berlari lalu cetak gol. #eh
belum lagi epek depressed sepanjang acara. lah kalo pengisinya telat kan juga udah bisa bikin stress.

"oh gila, sejak kapan punya acara tapi gak ada rundown ? gak usah aneh aneh, tetep bikin aja."-Annisa Rochmah.

tapi pada akhirnya, akan ada disaster dalam sebuah acara. biasanya sih aku juga terlibat ._.
aku tidak habis pikir, kenapa mereka masih saja mau merekrutku. cari mati.

"iyo wi, sawangane aku salah iki milih kon. kolengan sih." -bianda *cubit, kunyah*

ah apapunlah...konsekuensi pasti ada di semua kegiatan. yang jelas aku enjoy kok, selalu enjoy.

okay, kembali ke topik awal, kenapa ini disebut rundown ?
simpel saja, karena saat memegang atau membuat ini pasti aku akan melewati tahap run and down. tahu maksudnya ?
tahap run ialah saat aku harus lari lari dulu ngurusi ini itu.
tahap down adalah saat aku kesandung, keserimpet, lalu akhirnya aku jatuh atau menggelinding atau kehilangan keseimbangan.
ah, agak ngaco sih, tapi serius ini fakta berulang. pasti ada 1 kejadian yang membuatku jadi gitu.

yasudahlah, rundown masih belum selesai nih.
 *menggelinding* 
eh iki film seh
 *menggelinding*

No comments: