kadang gitu, aku berpikir...
sebenarnya jadi mbak mas itu nggak seenak yang aku bayangkan saat aku kelas X dulu. apalagi kalau sudah jadi mbak mas yang kelas XII seperti sekarang. kami paling tua disini, kalau ada apa-apa, kami yang harus maju terlebih dahulu.
bukan itu juga sih yang membuatku gelisah.
tapi....semakin kesini aku lebih sering merenungi jejakku dulu. penyesalan hinggap begitu saja. membuat sesak. sudahkah kami? benarkah kami?
melihat mereka seperti itu, rasanya aku masih ingin berada disini, masih ingin memperbaiki. masih banyak kebaikan yang belum terdistribusikan dalam derak perjuangan kami. katanya roda gigi yang bersinergi kan? roda yang bisa menegakkan kerja besar. menggerakkan dunia yang dinamis. roda gigi, bukan pedang apalagi gergaji mesin.
duh, sebenarnya kami juga manusia pembelajar. belajar dari mereka juga. maka bila masih seperti ini, target kamikah yang terlalu ideal
atau kamikah yang terkena penyakit senior yang selalu saja merasa lebih baik dari mereka?
sakjane bingung pisan iki, yang bisa dilakukan hanya menata puing-puing, bukan lagi membangunnya. setidaknya biar terlihat sedikit indah daripada kacau berantakan. ah sudahlah....
no more time for us, now it's their time.
No comments:
Post a Comment