September 03, 2012

benciku tak setara (2)

hari ini, aku masih  sengaja menghindari si gembul.

aku tidak ingin mengamuk lagi. sia-sia, lagipula malah mengurangi pahalaku.

tapi hari ini aku mendapatkan sesuatu. sesuatu yang menyadarkanku bahwa menjadi kakak memang tidaklah pernah mudah.

ada sebuah tulisan dari guru SDku tertulis di salah satu bukunya, yang kini juga guru adikku. beliau berkata, "lebih dekat lagi dan jadilah hebat, lebih dari yang dahulu."

aku tahu, itu hanya sekedar tulisan biasa bagi adikku. tapi aku tahu siapa guruku, beliau memiliki arti lebih dari itu. sepintas, kata dahulu disitu mungkin merujuk ke nilai-nilai adikku yang di kelas-kelasnya yang dulu. tapi setelah aku baca ketiga kalinya, aku sadar. bukan itu.

dahulu disitu berarti yang pernah bersekolah disitu, yaitu 3 kakak sepupuku dan aku. tapi 3 kata pertama merupakan clue, bahwa yang dimaksud dahulu tidak lebih adalah aku.

dan entah apa yang tiba-tiba dijatuhkan di kepalaku. ada sebuah sinyal yang membuatku harus bisa selalu menjadi yang terbaik demi dia. selain demi kedua orangtuaku. ternyata aku masih harus selalu memeganginya, apalagi disaat ini. aku harus bisa menyediakan tangga untuknya, entah itu lewat do'a ataupun motivasi.

masih ada dia...si gembul. nduty. Ezra S.M. Ezra Sabilillah Mahardika.

masih ada dia...yang harus aku jaga seperti apapun kondisinya. yang harus bisa melindunginya seperti apapun keadaannya. yang mengharuskanku kuat dan menjadi teladan untuknya.

masih ada dia...

dan karena adanya dia, benciku tak pernah setara...atau bahkan melebihi sayangku kepadanya.

No comments: