kadang lariku tak bertujuan
apalagi hatiku
ah, mungkin memang tidak perlu
biar ku saja yang menali dengan benang rindu
ada yang tumpah saat tawa terlepas
lalu ia membeku, karena tak ingin hanyut
lebih baik begini
tabir tak terlihat, tapi batasnya terasa
dalam rasa, cinta pun diam
dan semua berpangkal pada penantian
duh, lagi-lagi bersua dengan denting waktu
lalu kutanyakan padanya satu-satunya pertanyaan
"apa arti dari semua ini ?"
No comments:
Post a Comment