mungkin memang begini, nilai yang seharusnya dipelihara sekarang berbalik terinjak
mungkin ini kejadiannya, dimana antar manusia, antar kelompok, saling membunuh, menyingkirkan satu sama lain
mungkin memang lebih banyak bertindak sebagai apatisme dan memelihara egoisme, daripada menjadi aktif dan memiliki rasa kekeluargaan.
mungkin memang seperti ini, dimana kesopanan itu hanya sekedar topeng atau formalitas.
mungkin saatnya dimana para pemimpin itu jumlahnya sedikit sekali, orang orang berpotensi itu sedikit. meski sebenarnya banyak, melimpah, tapi masing masing mereka terlalu malu. bak mutiara dalam lumpur. masalahnya begitu banyak mutiara tetapi sia sia, karena mutiara itu tidak mau ditemukan atau terlalu sedikit pencarinya.
mungkin memang masanya dimana teladan sangat sulit sekali ditemukan, seseorang panutan itu susah sekali ditemukan.
sudahlah, masanya memang seperti ini.
dimana yang bergerak hanya itu saja, sedangkan yang lain diam tidak bergeming
dimana saat banyak sekali 'mesin' yang ingin dijalankan, tapi 'bensin' atau sumber energinya terbatas.
salah siapa ?
salah siapa ?
lantas, kalau sudah seperti ini, saat aku mengerti kondisinya ini. aku bisa apa ? diam ? aku rasa itu bukan tindakan tepat dengan hanya membiarkan semua ini semakin rusuh. lalu ? just let it flow ? apa bedanya dengan diam ?
aku juga tidak mungkin bergerak sendirian. aku tahu ada tempat untuk semua ini, tapi mereka juga sedang disibukkan banyak sekali hal. sudah gila.
apa yang harus kulakukan ?
mungkin ibaratnya aku ini adalah mata. maka aku butuh tangan, kaki, lidah, dan segala yang dibutuhkan untuk mengubah semua ini. aku tidak mungkin sendirian.
tapi siapa ?
aku sedih lihat semua kondisi ini tapi aku ga bisa melakukan sesuatu yang berarti
aku sedih saat aku sudah setengah jalan seperti ini, aku masih belum bisa membawaperubahan apapun
aku sedih ketika aku terus terusan mendengar apa yang mereka katakan tentang semua ini, tentang semua perubahan ini, tapi aku hanya menunduk, bahkan aku sendiri tidak berdaya untuk setidaknya memberi pembelaan, hanya menahan rasa sakit dan berontak di hati.
aku cuma pengen melakukan sesuatu, hingga saat mereka menitipkan seutuhnya ini semua kepada kita, aku ingin setidaknya kita sudah siap. setidaknya sudah ada satu bukti bahwa kita bisa menjanjikan perubahan yang lebih baik dari masa mereka. setidaknya sudah ada satu hal yang meyakinkan mereka, bahwa tempat ini masih utuh, nilai yang didalamnya itu tidak pudar. aku pengen rek, sumpah pengen banget. aku pengen banget berjuang mengubah ini semua bersama kalian lagi atau mungkin bertambah banyak lagi.
rek, aku butuh kalian. siapapun kalian yang siap membantu.
No comments:
Post a Comment