rela melihat dirimu sendiri terinjak karena ulahmu ?
kebodohan !
kau mau saja dibuat untuk menjadi umpan, padahal itu saatnya kau berjuang. kemana keyakinanmu selama ini ? kemana rasa percaya dirimu ?
intuisimu memang jarang salah, tapi kenapa kau langsung menyerah ? bukannya berjuang dan mencoba mengubah semua itu ?
kau tahu ? terus saja kau membuat kesalahan yang bahkan tak kau sadari, dan kau menemukan dirimu terperosok ke dalam lubang yang kau buat sendiri.
dasar manusia.
tak tahukah kau bahwa kau baru saja membuat dirimu pesimis dengan suara lemah di pikiranmu ?
kau lemah ! kau tahu itu, kau lemah !
tapi kau tetap tidak peduli kan ? masih saja kau menutup telingamu dan berkata "aku baik baik saja"
padahal kau sendiri persis tahu bahwa senyum di wajahmu itu hanyalah topeng.
sejak kapan kau bertranformasi seperti ini ?
sejak kapan kau menjadi melankolis seperti ini ?
kau bodoh
kau tahu ? seharusnya saat kau menjadi serba sistematis seperti ini, harusnya kau tidak lagi ceroboh. tapi nyatanya ? kau tetap saja ceroboh ! kau lucu sekali, hingga aku tidak bisa tertawa saking lucunya.
entah kau tiba tiba seperti ini. karena apa ? sejak kapan ? karena dia kah atau mereka kah ? sejak saat itukah ?
aku membencimu. kau tahu. aku membencimu !
saat kau tiba tiba menjadi lemah. saat kau terjatuh dan tidak mau bangun lagi. saat kau tidak pernah bercerita lagi padaku, pada dirimu sendiri. kau bahkan membohongi dirimu sendiri !
munafik !
kau tahu itu !
aku rindu kau yang dulu, kau yang lepas tersenyum
aku rindu kau yang tegar dan tak lelah berjuang
kau yang selalu praktis tapi tetap disiplin
kau yang selalu menemukan caramu sendiri mengatasi sesuatu
kau yang memang kacau tapi kau bisa membereskan kekacauanmu sendiri.
kembalilah, dunia ini membutuhkanmu. masih membutuhkanmu.
bangunlah, sayang. aku akan tetap bersamamu. kita berjuang lagi bersama. hilangkan semua sisi gelapmu, galaumu.
kita berjuang lagi bersama. memperbaiki dirimu, diriku. karena sebenarnya kita adalah satu. kita sama. kita sejajar. dan sekali lagi, kita satu."
ada yang bertanya ini untuk siapa, sungguh ini bukan untuk siapapun. ini hanya bayanganku di cermin yang berkata kepadaku.
aku tahu sebagian diriku marah kepadaku, seperti ini. marah kepada sisi melankolis yang akhir akhir ini semakin muncul. berontak. karena itu bukan aku. dan aku sedang berusaha melepas topeng ini, dan kembali pada diriku yang sebenarnya. aku adalah aku. dan bersama diriku aku perbaiki semuanya. .fight for this world. fight for yourself. rehumanize !

No comments:
Post a Comment